(Iseng-Iseng) Ikut Training K3

Well, sesungguhnya ini bukan post tentang pengalaman intern saya, tapi ini lebih ke pengalaman saya ikut training yang bisa dibilang bisa menunjang karier saya kalo saya bener-bener pengen terjun ke dunia HSE kaya waktu intern di Ultrajaya kemaren hahaha.

Jujur tadinya ga terlalu tertarik-tertarik amat untuk ikut training K3 ini karena melihat biayanya yang lumayan menguras kantong mahasiswa (IDR 550 K!). Tapi atas dorongan ayah saya yang bilang bahwa training ini manfaatnya banyak banget, akhirnya saya pun memutuskan ikut.

Training ini diadakan di kampus ITENAS Bandung tanggal 4 November 2017 lalu. Yang menjadi trainer dalam acara ini adalah Bapak Adit dari Solusimaxi. Training ini dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi yang membahas rambu-rambu keselamatan (safety sign) dan membahas alat pelindung diri.

img-20171104-wa0001.jpeg

Jujur, tadinya saya sempat ‘bosan’ karena materi-materi yang diberikan ternyata hampir sama dengan materi kuliah yang pernah saya dapatkan hahaha. Tapi ternyata di setiap sesi Pak Adit selalu memberikan contoh kasus yang perlu kami bahas secara berkelompok, sehingga materi-materi yang sudah kami terima bisa langsung kami praktekkan. Dan karena berkelompok juga, saya juga bisa berkenalan dengan teman-teman lain dan ngobrol-ngobrol soal kuliah masing-masing. Kebanyakan sih mahasiswa ITENAS sendiri secara pihak penyelenggaranya emang anak ITENAS hehe, tapi ada juga yang dari Telkom University bahkan ada yang jauh-jauh datang dari Tangerang.

IMG20171114061217

Setelah semua sesi materi selesai, ternyata kami harus mengerjakan soal ujian. Hah ujian? Iya, saya baru tahu ternyata kalau training yang semacam ini pasti ada ujian yang harus ditempuh agar kita bisa mendapatkan sertifikat sebagai tanda bahwa kita sudah benar-benar menguasai materi. Ujiannya ada standar nilai kelulusannya juga lo. Tadinya saya sudah takut soalnya susah, alhamdulillah ternyata soalnya cuma ada 10 dan pilihan ganda hehe. Setelah mengerjakan ujian, alhamdulillah semua peserta lulus, jadi kami semua bisa dapat sertifikat, yeey. Sertifikat ini nih yang pasti jadi incaran peserta yang ikut training, secara dengan adanya sertifikat, mudah-mudahan bisa membantu ‘mendongkrak’ nama kita kalau lagi melamar kerja, khususnya di bidang K3.

Intinya, training ini emang banyak banget manfaatnya, meskipun mungkin emang terbilang mahal, tapi dilihat dari segi ilmu (dan sertifikatnya yang jelas), worthy banget lah…